Kejahatan Dalam Penggunaan TI

As Information become the lifeblood of any business today, the board is responsible for ensuring the security of critical information and the processing facilities.

K ejahatan dalam penggunaan Teknologi Informasi (TI) sangat erat kaitannya dengan kejahatan dalam penggunaan komputer dan internet karena keduanya memegang peranan penting di dunia TI. Kejahatan dalam penggunaan TI kemudian lebih sering dikenal di kalangan masyarakat luas sebagai kejahatan komputer.



Kejahatan komputer pada dasarnya dilakukan terhadap aset-aset perusahaan yang penting. Beberapa aset yang dimaksud antara lain berupa Informasi, aset piranti lunak, aset fisik, layanan, orang maupun aset yang tak terukur (Intangible) misalnya reputasi dan image perusahaan [ISO/IEC 27002,2005].

Sebagai contoh didunia perbankan, uang merupakan aset yang penting karena berkaitan dengan lini jasa utama yang ditawarkan kepada nasabah terkait dengan penyimpanan uang. Uang tersebut disimpan di dalam  brankas dan Informasi tentang uang juga merupakan aset yang penting bagi bank yang melingkupi Informasi tersebut merupakan bagian Fasilitas Informasi. Bank tidak hanya bertujuan mengamankan uang dalam brankas, namun juga informasi detail tentang uang beserta komputer yang menyimpan Informasi tersebut.




Kejahatan komputer pada dasarnya dilakukan untuk mendapatkan Informasi-informasi penting dalam Fasilitas Informasi. Oleh karena itu, umumnya pelaku kejahatan Informasi tersebut untuk disalahgunakan. Dalam contoh mengincar komputer server bank. Pelaku yang lebih mahir akan melakukan cybercrime  dengan menggunakan media internet. Dengan demikian, pengamanan dilakukan tidak hanya terhadap Informasi itu sendiri tapi juga Fasilitas Informasi yang terkait.


1 Response to "Kejahatan Dalam Penggunaan TI"